Cara Masak Mie Sehat di Gunung

Spread the love

Makan mie instan saat mendaki gunung, sudah menjadi tradisi. Rasanya ada yang hilang kalau tiba-tiba menu gampang saji itu hilang dari daftar makanan. Malah kadang ada yang sampai tak bisa tidur, kalau belum makan mie saat mendaki gunung.

Tapi masalahnya banyak penelitian yang bilang, kalau makan mie instan itu tak sehat secara kesehatan. Mulai dari gizi yang kurang memadai, bahan pengawet, sampai bumbu yang merusak. Lalu bagaimana sebenarnya cara tetap bisa menikmati mie tapi tetap sehat?

Pertama, masak mie dengan gizi tambahan.

Salah satu penyebab dibilang tak sehat adalah minimnya gizi dalam kandungan mie instan. Kalau mau jujur sebenarnya memang paling cuma ada karbohidrat yang terkandung dalam mie. Sementara tubuh juga perlu protein, lemak dan serat.

Protein bisa didapat dari telur atau ikan. Jadi memasak mie dengan telur, sebenarnya bagus untuk gizi. Sementara lemak dari daging. Bisa juga dengan menambah korned atau daging kemasan yang banyak juga dijual sekarang. Sementara serat bisa didapat dari sayuran. Biasanya berbentuk sawi, kol, toge atau kubis. Pilih saja sayuran yang disuka, atau bisa juga mencari sayuran yang ada di gunung, seperti selada air.

Kedua, pakai bumbu buatan sendiri

Bumbu yang ada dalam kemasan mie instan sebenarnya sudah cukup nikmat. Namun sayangnya kadang terdapat kandungan bahan bumbu yang membahayakan untuk tubuh. Seperti adanya bahan pengawet untuk bumbu. Kadang bumbu juga berasal dari bahan sintetis buatan. Membuat bumbu menjadi tak sehat untuk tubuh.

Solusinya bikin bumbu sendiri. Bisa juga dengan menyiapkan bumbu dari rumah. Bahannya mudah saja. Bisa juga dengan bertanya dengan ibu atau pembantu di rumah. Yang penting modalnya bahan berasal dari sumber yang alami.

Ketiga, ganti air masak mie

Ini yang kadang dilupakan. Karena saking lelah atau malas saat berada di gunung, jadi tidak peduli lagi. Padahal air rebus yang dimasak bersamaan dengan mie, sebenarnya mengandung bahan pengawet.

Solusinya ganti air usai masak mie. Bisa dengan memasukan kembali air panas di mie yang telah masak. Baru setelah itu mencampur bumbu. Atau memasak kembali air yang dicampur dengan tumis sayur dan bumbu. Baru kemudian masukan mie yang telah masak. Dengan cara itu bumbu lebih meresap, rasa lebih nikmat, kesehatan juga tetap terjaga. (Sulung Prasetyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *