Mencari Mata Air Sumber Penulisan

Spread the love

Banyak calon penulis yang sering bertanya. Saya harus menulis apa? Biasanya pertanyaan itu datang usai meminta saya mengajari mereka menulis. Karena pasti pelajaran pertama yang saya berikan adalah, buat saja dulu artikel yang kau bisa.
Mencari tema untuk menulis artikel sebenarnya gampang-gampang mudah. Iya, bukan gampang-gampang susah. Karena kalau kita mau membuka mata dan telinga, sebenarnya sangat banyak ide tema untuk ditulis.

Apa saja sebenarnya bisa ditulis. Bisa tentang makanan, hewan peliharaan, cinta, kebun, rumah, perkotaan, gunung, sungai, laut, wisata, politik, ekonomi. Wah, pokoknya tidak ada habis-habisnya.

Tapi kalau mengacu pada ilmu jurnalistik atau kewartawanan sih, ada beberapa indikator yang membuat sebuah tema pantas ditulis.

Tapi kali ini saya tak ingin membahas indikator-indikator itu. Karena itu bisa dicari di makalah dasar-dasar jurnalistik, yang banyak di internet sekarang. Melainkan saya ingin membahas, yang bisa menjadi mata air dari pencarian tema menulis. Terutama bila disesuaikan dengan perkembangan teknologi hingga tahun 2019 ini.

Yang dimaksud mencari mata air tema artikel adalah pemicu-pemicu yang bisa dijadikan dasar, untuk memancing ide tema tulisan artikel. Beberapa bersumber dari aplikasi di internet. Sisanya kembali berasal dari pengalaman diri saja. Nah, apa saja sih sumber ide tulisan itu?

1. Google trends.
Situs mesin Google telah mengembangkan banyak fitur untuk mendukung kehidupan perusahaan mereka juga. Salah satunya merupakan fasilitas Google Trends.

Pada fasilitas itu kita bisa melihat apa tema yang sedang dicari orang-orang berdasarkan pencarian di Google. Hebatnya Google sudah membagi tema-tema trends tersebut menurut berbagai negara di dunia. Jadi kita bisa mencari tema yang sedang trend di Indonesia, pada hari yang kita inginkan.

Dari tema trends tersebut, kita bisa memilah sesuai dengan minat. Kalau tak suka menulis politik, bisa melihat pilihan trends yang lain. Seperti olahraga atau berita selebritis. Terserah senangnya kita saja. Dengan mengikuti tema yang sedang trend tersebut, diharapkan kita juga bisa menghasilkan artikel yang banyak dibaca orang-orang.

Situsnya bisa dilihat di alamat http://www.google.com/trends. Klik gambar bola diatas kanan, pilih negara Indonesia.

2. Media Sosial
Cara kedua adalah sering-sering lihat media sosial. Sekarang banyak sekali media sosial yang bisa diikuti. Bisa Facebook, Twitter, Instagram, Linkedn atau lainnya.

Dari status-status yang dikeluarkan relasi-relasi kita di media sosial, bisa memancing otak menemukan ide untuk menulis.
Bisa tentang lem aibon, artis bunuh diri, calon menteri, demonstrasi, pendaftaran cpns, bencana alam, atau banyak yang lainnya.

3. Pengalaman Pribadi
Pengalaman-pengalaman yang sudah pernah kita lakukan, sebenarnya bisa menjadi sumber ide artikel. Malah sumber ini mungkin yang paling baik. Karena kita seperti sudah mendapatkan ‘roh’ dari apa yang akan ditulis.

Bisa tentang kuliner, wisata, atau berbagai macam tema tren yang dikaitkan dengan pengalaman pribadi.

Sebelum menutup artikel ini, ada satu hal yang ingin diingatkan. Jangan pernah menulis karena hanya ingin curhat. Posisikan diri tetap netral sebagai penulis. Bayangkan anda sebagai pembaca, yang kebanyakan mungkin mencari informasi dan bukan mendengarkan curhat seseorang. (Sulung Prasetyo)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *