Ternyata Lidah Mertua Paling Jago Usir Pengotor Udara

Banyak orang menyebut tanaman sanseviera dengan nama lidah mertua. Entah mengapa pula disebut seperti itu. Mungkin lantaran bentuk tubuhnya yang tegak keras dan berujung runcing. Seruncing lidah mertua, yang seperti kebakaran jenggot karena menantunya tak kunjung pindah dari pondok mertua indah. 

Terlepas dari masalah runcingnya lidah mertua, sanseveira ternyata memiliki banyak manfaat bagi manusia. Salah satu manfaatnya adalah membersihkan udara dari unsur-unsur yang membahayakan kesehatan.  Tak percaya? 

Unsur pengotor udara yang dinetralisir sanseviera yang paling penting merupakan karbondioksida. Studi tentang akibat karbondioksida (CO2) didalam ruangan pernah diadakan tahun 2015. Hasil studi menyebutkan manusia yang terlalu banyak menghirup CO2 didalam ruangan akan mengalai kesulitan dalam belajar dan menyesuaikan diri. Selain juga bisa mengurangi kemampuan kognitif dan produktivitas, pusing serta masalah pernafasan.

Penelitian lanjutan mengenai solusi masalah tersebut kemudian dilakukan Universitas Naresuan, Thailand. Hasilnya hanya dengan menaruh 4-5 tumbuhan sanseviera setinggi 60-80 centimeter (cm), bisa menghilangkan semua CO2 dalam ruangan kantor.

Jadi sebenarnya masalah pusing karena terlalu lama diruang kantor, sebenarnya bisa dihindari hanya dengan menaruh pot berisi sanseveira disana. Bagaimana bos?

Selain karbondioksida, unsur pengotor udara lain yang bisa dibersihkan sanseviera adalah benzene. Senyawa benzene di dalam ruangan ternyata sangat umum terjadi. Biasanya berasal dari pendingin ruangan, pelarut, cat, dan asap rokok. Seperti juga yang dijelaskan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), pusing kepala, masalah pernafasan dan muntah dapat terjadi karena terlalu banyak menghirup benzene.

Ternyata kita bisa mengurangi dampak benzene, hanya dengan menaruh tanaman sanseviera didalam ruangan. Seperti juga hasil penelitian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dimana disebutkan sanseviera dapat menyerap 52,6 persen benzene di ruang terkunci, hanya dalam waktu 24 jam.

Selain benzene, NASA juga mesebutkan sebanyak 31,294 mikrogram unsur formaldehyde bisa hilang dalam 24 jam, karena adanya sanseviera didalam ruangan.

Selain didalam ruangan sanseviera atau lidah mertua juga cantik untuk ditanam dilahan sempit depan rumah.
(photo: dok. greensouq.ae)

Formaldehyde merupakan unsur pengotor udara yang bisa muncul dari asap saat memasak, merokok, paparan bahan kosmetik, cat dan asap kendaraan. Kemungkinan paparan formaldehyde makin tinggi saat kita sedang membuat atau merenovasi rumah. Karena formaldehyde muncul ketika kita membuat lantai baru, muncul dari barang furniture baru dan produk penghias rumah lain.

Sementara menghisap terlalu banyak formaldehyde bisa mengakibatkan masalah pernafasan, iritasi mata, hidung dan tenggorokan. Paparan secara jangka panjang bisa membuat kanker hidung dan tenggorokan.

Polutan lain yang berbahaya adalah xylene. Polutan tersebut banyak berasal dari cat, pernis, penghilang karat, thinner dan pestisida. Karena xylene seseorang bisa menderita iritasi hidung dan tenggorokan. Iritasi bahkan bisa terjadi meski hanya sedikit xylene berada di udara. Lagi-lagi hanya dengan menaruh pot berisi tanaman sanseviera di dalam ruangan, semua masalah berkaitan dengan xylene dapat dikurangi bahkan dihilangkan.

Anasir pengotor udara lain yang dihilangkan sanseviera merupakan trichloroethylene atau TCE. Unsur tersebut sering ditemukan pada tinta printer, pernis, cat dan adhesive. Karena TCE merupakan bahan karsinogenik, maka dikhawatirkan bisa menyebabkan kanker bila terpapar dalam jangka panjang. Sementara jangka pendek bisa menyebabkan iritasi pernafasan, dan pusing.

Polutan yang lain adalah toluene. Polutan ini mengganggu kesehatan mental, serta membuat disfungsi sistem kecemasan otak. Dalam jangka panjang Toloune bisa menyebabkan penyakit bernama necrosis. Bahkan bisa merusak sistem reproduksi pada wanita dan mengganggu pertumbuhan anak. Semua itu berasal dari unsure toluene dari bensin, cat, plastik dan botol plastik, serta kosmetik merupakan sumber terbesar.

Menurut penelitian, 13,4 persen TCE dan Toluene bisa berkurang dalam 24 jam, dengan menaruh pot berisi sanseviera didalam ruangan.

Jadi tunggu apa lagi bos? Begitu banyak manfaat kesehatan yang bisa diraih saat kita mau menanam dan mengurus sanseviera didalam ruangan. Biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, ketimbang harus ke dokter untuk mengobati pekerja, yang terpapar berbagai unsur pengotor udara dalam ruangan kantor.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: