Kopi Bisa Menyelamatkan Lingkungan

Spread the love

Sulit memastikan, sejak kapan manusia berpikir untuk mulai meminum kopi. Namun dalam legenda tarian kambing di Ethiopia, efek kopi dikenali setelah melihat kambing-kambing menjadi lincah, cekatan dan menari-nari setelah memakan buah kopi.

Kini diidentifikasi 70 persen konsumsi kopi dunia merupakan jenis arabica, yang lebih terasa pahit dan beraroma asam. Sedangkan 30 persen sisanya adalah jenis robusta yang lebih sedikit ringan, tetapi tingkat kafeinnya dua kali lipat persen lebih tinggi.

Tingginya konsumen kopi jelas memberikan dampak pada lingkungan. Mulai dari proses penanaman bibit kopi, hingga kopi selesai diminum. Dampak terhadap lingkungan tersebut jelas merugikan bila tak dapat diantisipasi dengan baik. Padahal sebenarnya dengan beberapa langkah, dampak terhadap lingkungan dari kopi mungkin bisa dikurangi.

Kurangi Pembukaan Lahan Kopi Baru

Seperti kurangi jumlah pembukaan lahan kopi baru, bilamana akan mengancam lahan hutan alami. Dengan cara ini, maka akan lebih banyak keuntungan dari jasa lingkungan bisa diperoleh, ketimbang hanya memiliki ladang kopi. Pasokan air dari hutan alam akan lebih baik, ketimbang pasokan air dari perkebunan kopi.

Perkebunan kopi di dataran tinggi Gayo Aceh Tengah, sebagian besar dimiliki masyarakat. Ekspansi kebun kopi terus merambah perbukitan alami. Konservasi kopi, bisa menjadi jalan tengah antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. (dok.sulung prasetyo)

Pilih Produk Kopi yang Ramah Lingkungan

Pilih produk kopi yang telah memiliki sertifikat perlindungan terhadap lingkungan. Seperti sertifikat untuk tanaman organik, yang berarti produk kopi tersebut lebih mementingkan kesuburan tanah dan sumber-sumber air, serta kesehatan pangan. Sementara sertifikat Fair Trade merupakan bentuk pengakuan terhadap produk kopi yang menghendaki perdagangan yang lebih adil, dengan cara mempersingkat rantai pasokan kopi yang sudah terlanjur panjang.

Hemat dalam Mengosumsi Kopi

Kemudian perhatikan pula langkah-langkah penghematan ketika mengkonsumsi kopi. Pertimbangkan jumlah kopi yang akan dikonsumsi tiap gelas, hingga tak terjadi pemborosan. Jangan buang-buang energi dengan memasak terlalu lama air, yang akan dipakai untuk menyeduh kopi. Perhatikan pula jumlah gula yang dikehendaki, sebagai pemanis kopi.

Kurangi Sampah Kopi

Memperhatikan jumlah sampah, merupakan langkah berikutnya yang penting dilakukan. Sebaiknya pilih kopi dalam jumlah besar sekalian, bila belanja kopi. Membeli kopi dalam bungkus kecil, hanya akan menambah makin banyak sampah plastik yang sulit diurai alam.

  • Baca Juga :

Ternyata Lidah Mertua Paling Jago Usir Pengotor Udara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *