Cara Masak Nasi di Gunung Biar Tidak Gosong

Mendaki gunung kadang menjadi tak nikmat, hanya lantaran ada masalah-masalah kecil yang muncul. Salah satunya adalah ketika nasi yang kita masak hangus.

Hal tersebut kemudian menjadi masalah kecil yang kalau dihimpun dengan kesalahan-kesalahan kecil lainnya, maka akan menjadi masalah besar yang bisa mengakibatkan perpecahan tim. Maka jangan remehkan masalah kecil yang mungkin timbul.

Kembali ke masalah nasi hangus, sebenarnya bagaimana cara agar kita mendapatkan masakan nasi yang baik? Sementara kita tahu sendiri kadang peralatan untuk memasak kala sedang mendaki gunung sangat terbatas sekali.

Dari berbagai pengalaman yang pernah dilalui, sebenarnya cara memasak nasi di gunung sebenarnya mudah saja agar tak gosong. Terutama menghindari gosong dibagian bawah yang sulit terlihat secara kasat mata.

Perhatikan Jumlah Air

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan jumlah air. Perlu diketahui cara memasak nasi di gunung, yang serba terbatas jadi seperti akan merebus beras saja. Jadi taruh saja beras yang akan dimasak ke dalam panci, kemudian campurkan dengan air.

Jumlah air yang tercampur dengan beras harus diperhatikan. Sebab bila air terlalu banyak akan menjadikan nasi yang dihasilkan terlalu lembek. Sementara bila air yang dicampur terlalu sedikit, membuat nasi terlalu keras.

Takaran yang paling pas adalah dengan menggunakan ukuran jari. Setelah menaruh air di panci bersama beras, coba ukur jumlah air yang tergenang di atas beras. Ukuran terbaik adalah air rendaman sebanyak dua garis buku jari  telunjuk.

Perhatikan besaran api saat memasak dipegunungan. Untuk hasil yang baik, ketika nasi akan matang, gunakan api kecil, untuk menghindari nasi menjadi gosong pada bagian bawahnya. (photo: dok.stocksy.com)

Perhatikan Besaran Api

Kompor lapangan yang dipakai saat ini, kebanyakan sudah bisa diatur besar kecil nyala apinya. Perhatikan besar kecil nyala api tersebut untuk kualitas nasi yang akan dihasilkan.

Untuk tahap awal bisa menggunakan nyala api besar. Gunanya agar air yang dimasak cepat panas dan mematangkan nasi. Namun bila kemudian terlihat air sudah makin mongering, segera pindahkan nyala api menjadi kecil.

Nyala api kecil ini akan membuat proses pematangan nasi menjadi sempurna. Dengan api kecil juga bisa menghilangkan kemungkinan nasi menjadi gosong pada bagian bawah. Lakukan terus memasak dengan api kecil hingga nasi terlihat masak.

Untuk menyempurnakan, biasanya saat nasi masih terendam dan air mulai panas, maka nasi bisa diaduk. Cara ini juga bisa untuk menghindari kemungkinan awal nasi menjadi hangus pada bagian bawah. Namun ketika nasi sudah tidak memiliki air yang tergenang, maka cara tersebut sudah tak mungkin dilakukan kembali. Cara terbaik, yaitu dengan mengecilkan api, sehingga kemungkinan nasi gosong menjadi tak ada.

Ada kemungkinan lain nasi masih keras, saat dianggap sudah matang. Hal itu terjadi lantaran kurangnya air yang merendam nasi. Kalau hal itu terjadi, bisa menambah jumlah air ke nasi yang sedang dimasak. Namun disarankan air yang ditaruh belakangan harus air panas. Sebab bila air dingin maka akan merusak nasi panas yang sedang dimasak.

Demikian cara memasak nasi di gunung agar tak hangus. Memang mungkin terdengar remeh saja, namun bila terus-terusan makan nasi hangus rasanya akan membuat perjalanan tak nikmat. Sementara bila nasi yang dimakan terhidang sempurna, maka akan membuat perjalanan akan makin nikmat terasa.

  • Baca Juga :

Rumus Cari Pacar Pendaki Gunung

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *