Rupa Penjara Dunia

Kadang dada kita sesak bila membayangkan bagaimana rasanya hidup dalam penjara. Kehidupan yang konon katanya penuh dengan penderitaan. Ruang yang terbatas dan kehidupan keras didalamnya. Namun tak seluruhnya hal tersebut benar adanya. Karena ternyata ada juga negara-negara yang memfasilitasi ruang sel penjara manusiawi. Tapi ada juga yang teramat buruk keadaannya.

Menurut Institute for Criminal Policy Research, sebanyak lebih dari 10 juta orang menjadi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan di seluruh dunia. Bahkan sejak tahun 2000, pertumbuhan angka tahanan wanita meningkat mencapai 50 persen, sementara tahanan laki-laki sekitar 18 persen.

Lalu pasti terbayang di kepala, bagaimana cara menampung para tahanan tersebut? 10 juta orang bukan jumlah yang sedikit. Pasti diperlukan ruang-ruang sel yang teramat banyak. Apalagi bila sebuah negara memiliki kebijakan, satu orang narapidana menempati satu ruang sel.

Tapi kondisi penjara diberbagai negara dunia ternyata tak seluruhnya seperti itu. Kondisi penjara tergantung dari ekonomi dan pola pikir pemerintahnya. Seperti di negara-negara maju benua Eropa, kondisi penjara terlihat lebih apik dan resik. Bahkan bisa terlihat seperti kamar hotel berbintang. Minimal seperti kamar penginapan kelas dormitory, lengkap dengan tempat tidur bertingkat dua.

Penjara Pangeran

Seperti di penjara Champ-Dollon, Swiss. Penjara terlihat seperti kamar hotel berbintang. Menurut informasi kamar sel setidaknya seluas delapan kali delapan meter, bisa dihuni tiga narapidana. Terdapat tiga tempat tidur didalamnya. Dilengkapi dengan matras busa berseprai, bantal dan selimut. Terdapat juga dua meja menghadap dua jendela besar, satu meja bundar ditengah ruangan dan satu lemari besar. Dan tak lupa juga sebuah toilet untuk bersama.

Kondisi ruang penjara Champ-Dollon di Swiss.

Beberapa penjara lain di kawasan daratan Eropa juga tak terlalu mengecewakan. Seperti penjara Halden di Norwegia. Satu narapidana disana menempati satu kamar. Biasanya berisi satu tempat tidur, meja, kursi, buffet dan lemari. Terdapat juga satu jendela besar, dan toilet. Dekorasi dalam sel diserahkan pada kemauan narapidana. Tapi diharapkan tetap terlihat rapih dan sehat.

Seperti itu juga di penjara Norgerhaven, Belanda. Meski ruang sel terlihat lebih sempit, namun penjara ini juga menyerahkan dekorasi isi sel kepada narapidana didalamnya. Setidaknya satu tempat tidur, dan meja beserta computer lengkap berada diatasnya.

Sementara di penjara Black-Dolphin, Rusia berstandar agak lebih turun dari penjara di Eropa lainnya. Terlihat ruang penjara di Black-Dolphin berisi tempat tidur bertingkat dua. Namun masih menyediakan matras empuk, bantal dan selimut. Terdapat juga meja kecil dan lemari untuk bersama.

  • Baca Juga :

Menggerus Separatis Papua Melalui Wisata

Penjara Ekonomis

Beda kondisinya bila kemudian kita melihat penjara-penjara di negara dunia ketiga. Kebanyakan kondisinya mengenaskan dan tak enak dipandang mata. Meski ada juga yang membiarkan dekorasi isi dalam sel kepada narapidana didalamnya.

Seperti penjara di negara Haiti.  Terlihat dua tempat tidur kayu bertingkat bobrok, dengan selimut dan bantal lusuh. Cat kamar terlihat sudah kusam, dan suasana didalam sel juga berantakan. Di penjara ini juga tak ada meja dan kursi, serta toilet.

Penjara di Haiti.

Di penjara Penal De Ciudad Barrios, El Salvador kondisinya lebih mengenaskan lagi. Penjara terlihat seperti kandang manusia, dengan terali disekelilingnya. Sementara puluhan orang berada didalamnya. Sementara luas ruang hanya sekitar lima kali enam meter saja.

Terlihat dari luar ruang penjara narapidana berkumpul berdesakan didalam. Pakaian bergantungan serabutan. Karena saking penuhnya, bahkan kaki-kaki narapidana sampai menjulur keluar.

Penjara di El Salvador

Lumayan agak berbeda di negara tetangganya Bolivia, tepatnya di penjara San Pedro kondisi terlihat lebih manusiawi. Sepertinya disana petugas membiarkan narapidana menghias kamar penjara sendiri. Tampak hiasan guntingan-guntingan koran memenuhi tembok. Ada juga tempat tidur dengan selimut dan bantal. Serta sebuah meja dan kursi didalam ruang penjara.

Begitulah rupa berbagai penjara dibelahan dunia. Belum bisa dipaparkan semua, namun setidaknya bisa memberikan gambaran umum. Sekarang tinggal membandingkan dengan kondisi di penjara negara kita. Mau bersyukur atau terus memaki dengan keadaan yang ada.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: