16 Juli 2024
penguin antartika
Setiap hari, burung-burung tersebut melakukan rata-rata 10.000 tidur mikro yang masing-masing berlangsung sekitar empat detik. Durasi tidur terlama yang mereka catat hanya 34 detik.

Views: 591

Satwa lucu Penguin ternyata juaranya tidur. Menurut sebuah penelitian terbaru, satwa kutub ini bisa tidur 11 jam per hari. Tapi itu tidak tidur terus-terusan. Melainkan tidur dengan waktu sedikit-sedikit, sekitar empat detik saja.

Pada tahun 2014, ahli ekologi perilaku Won Young Leen memperhatikan sesuatu yang tidak biasa di Antartika. Penguin akan tertidur selama beberapa saat, lalu terus terbangun kembali. Dia tidak pernah melihat mereka tidur lama.

Pada tahun 2019, para peneliti kembali ke Antartika untuk mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi. Mereka memasang elektroda pada 14 penguin dari koloni penangkaran untuk mengukur aktivitas otak, pergerakan, dan posisi tubuh. Mereka juga memfilmkan burung-burung tersebut selama 11 hari penelitian.

Beberapa orang berpendapat bahwa mereka berada di lingkungan yang bising dan ramai sehingga tidak mungkin tidur lebih lama. (dok. explorersweb.com)

Tidur Terlama 34 Detik

Setiap hari, burung-burung tersebut melakukan rata-rata 10.000 tidur mikro yang masing-masing berlangsung sekitar empat detik. Durasi tidur terlama yang mereka catat hanya 34 detik.

“Kami belum pernah melihat fragmentasi [tidur] yang berkelanjutan pada spesies lain,” kata rekan penulis studi Paul-Antoine Libourel.

Kemudian diketahui pula durasi tidur Penguin bisa berbeda, tergantung kondisi. Bila Penguin sedang mengerami telur atau berburu di laut. Penguin berbagi tugas menjaga telur dan berburu. Induk yang duduk di atas telur tidur lebih pendek dan lebih sering. Sementara yang berburu di laut, tidur lebih sedikit tetapi bisa tidur mikro sambil mengapung di air.

Para peneliti berpendapat bahwa pola tidur ini bisa menjadi mekanisme untuk melindungi sel telur mereka saat sedang berkembang. Hal ini memungkinkan kewaspadaan konstan di tengah kerumunan 27.000 penguin, dan terhadap predator apa pun. Beberapa orang berpendapat bahwa mereka berada di lingkungan yang bising dan ramai sehingga tidak mungkin tidur lebih lama. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *