22 Juni 2024
Di lahan seluas dua lapangan sepak bola atau 6000 meter persegi (m2), tiga dinding dengan bentuk berbeda menjadi sarana untuk lomba lead, speed dan boulder.

Views: 0

Gelora Bung Karno (GBK) mendapat penghuni baru. Arena lomba panjat tebing kelas Olimpiade. Masih baru serah terima pembangunan langsung digunakan acara Asian Qualifier untuk merebut tiket ke Olimpiade Paris 2024.

Tiga disiplin lomba panjat tebing tersedia semua di Lot 11 kawasan Gelora Bung Karno. Di lahan seluas dua lapangan sepak bola atau 6000 meter persegi (m2), tiga dinding dengan bentuk berbeda menjadi sarana untuk lomba lead, speed dan boulder.

Lead adalah lomba dimana ketinggian capaian pemanjat menjadi ukuran kemenangan. Dinding Lead setinggi 15 meter (m) dengan lebar 15 m, menempati satu sudut di arena. Dinding dengan kemiringan yang ringan berada di tengah-tengah. Ini adalah dinding untuk lomba Speed World Record. Pada lomba ini kecepatan pemanjat mencapai puncak menjadi ukuran kemenangan.

Di sudut lainnya mengapit dinding dengan ketinggian paling rendah namun memanjang. Mirip dinding lead yang dirobohkan. Ukuran tingginya 4,5 m dengan lebar 30 m. Ini lah sarana lomba Boulder. Lomba Boulder terdiri dari empat jalur berderet  yang harus dipanjat, yang dibuat sulit hingga pemanjat diberi waktu empat menit untuk menyelesaikan beberapa kali dia sanggup sampai batas waktunya.

Pembuat jalur lomba (route setter) sedang menyelesaikan lintasan disiplin Lead pada ajang IFSC Asian Qualifier 2023 di Jakarta, tanggal 9- 12 November 2023. (dok. sulung prasetyo)

Selain sarana lomba sebagaimana venue olahraga lainnya arena panjat tebing yang posisinya berseberangan dengan TVRI ini memiliki berbagai ruang untuk kegiatan panitia. Tersedia ruang pemanasan panjat, juga beberapa ruang untuk sekertariat dan kebutuhan lain. Juga ada ruang gudang untuk penyimpanan alat alat olahraga panjat tebing. Tali pengaman, pengait, sabuk pengaman, semua alat keamanan yang sensitif dapat tersimpan rapih di gudang arena.

Lampu sorot pada masing masing dinding panjat tersedia. Para atlit bisa berlatih 24 jam pada saat cuaca cerah. Atap penahan hujan juga tersedia. Namun karena tidak didalam ruang maka kemungkinan terpengaruh cuaca tetap ada.

Sarana ini yang baru pekan ini diperiksa oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kelengkapannya sudah akan digunakan untuk perebutan tiket ke Olimpiade pada 9 hingga 12 November 2023. Pantas jika disebut arena candra dimuka panjat tebing menuju Emas Olimpiade Paris 2024. (pr/slg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *