trango tower map

Sampai di Basecamp, Tim Ibex Bersiap Panjat Trango Tower

Views: 20

Tim Indonesia Big Wall Expedition (IBEx) dikabarkan telah mencapai basecamp tebing Tango Tower, pada hari Senin, 21 Juli 2025. Keseluruhan anggota tim tak mengalami masalah besar, dan akan melakukan aklimatisasi atau penyesuaian kondisi tubuh terhadap perubahan ketinggian, sebelum nantinya mulai memanjat jalur Eternal Flame.

“21 Juli 2025 (19.11) tim tiba di Trango Tower Camp dan besok akan melakukan Aklimatisasi”, demikian dikirimkan pesan dari tim ekspedisi kepada Wawan, anggota tim komunikasi di Bandung, melalui pesan telepon satelit.

Tim IBEx telah melakukan perjalanan dari Jakarta, tanggal 13 Juli 2023, menuju ke Pakistan. Kemudian melanjutkan perjalanan lagi ke Skardu, menggunakan kendaraan Hiace, menurut penuturan Ketua Ekspedisi Merah Putih Trango Tower (EMPTT) 2025, Freden Sembiring kepada Lingkar Bumi, pada tanggal 13 Juli 2025 melalui pesan telepon.

Dari jadwal perjalanan yang diberikan kemudian, diketahui kalau setelah dari Skardu perjalanan dilanjutkan menuju Askole. Dari Askole perjalanan dilanjutkan dengan melakukan berjalan kaki hingga ke basecamp Trango Tower.

map : dok EMPTT 2025

Jalur Menuju Basecamp Trango Tower

Perjalanan menuju Base Camp Trango Tower dimulai dari desa kecil bernama Askole, titik pemukiman terakhir yang bisa dijangkau kendaraan dari Skardu, Pakistan. Dari Askole, para pendaki berjalan kaki menyusuri tepian Sungai Braldu menuju Jhola Camp, sebuah perjalanan selama enam hingga delapan jam melintasi jalur berbatu dan berdebu.

Hari berikutnya, langkah berlanjut menuju Paiju Camp, sebuah perhentian penting sebelum memasuki kawasan es. Di sinilah para pendaki biasanya beristirahat sejenak, mengisi ulang air, dan mempersiapkan diri menghadapi medan yang lebih keras. Dari sini, menara-menara batu Karakoram mulai terlihat lebih jelas: Cathedral Group, Uli Biaho, dan tentu saja Trango Towers.

Hari ketiga menjadi titik krusial. Para pendaki mulai menapaki permukaan Baltoro Glacier, lautan es dan bebatuan yang licin dan tak bersahabat. Setelah enam hingga tujuh jam perjalanan menyusuri dan menyeberangi gletser Baltoro, base camp Trango Tower di ketinggian sekitar 4.000 meter diatas permukaan laut (mdpl) akan tercapai.

Baca Juga : PEMANJAT TEBING INDONESIA BISA JADI YANG PERTAMA DI ASIA TENGGARA MEMANJAT TRANGO TOWER

Rencana Pemanjatan

Menurut informasi sebelumnya rencana pemanjatan akan dilakukan selama 10 hari. “Rencananya kami akan memanjat selama 10 hari. Tujuh hari pemanjatan naik, dan tiga hari untuk turun”, demikian diungkapkan Freden sebelumnya.

Tim ini sendiri beranggotakan enam orang pemanjat. Keenam pemanjat tersebut adalah Freden Meihara Sembiring, Iqbal Kemal Fasya, Deden Wahyudin, Nazib Fadhlullah, Iqbal Ramadhan, Asep Tatang. Mereka akan berangkat pada tanggal 13 Juli 2025, dan dijadwalkan menyelesaikan ekspedisi pada tanggal 13 Agustus 2025. Tebing itu sendiri memiliki tinggi hingga 6.251 meter diatas permukaan laut (mdpl). Sementara titik awal pemanjatan diperkirakan dimulai dari ketinggian sekitar 5.000 mdpl. (Sulung Prasetyo)

Artikel Dari Penulis Yang Sama

davo karnicar

Davo Karnicar Menuruni Tujuh Puncak Dunia dengan Ski

Buyung Lalana Kembali Jadi Ketua FMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *