Views: 1
Buat yang sudah terlanjur memesan tempat untuk wisata arung jeram, jangan langsung dibatalkan, hanya karena tidak tahu apa yang harus dibawa kesana. Intinya perlengkapan arung jeram yang dibawa harus simple, anti air, tidak licin, dan tentunya tidak bikin susah.
Dari pengalaman bertahun-tahun merasakan sensasi arung jeram, berikut list daftar peralatan yang seharusnya dibawa untuk arung jeram akhir pekan.
Tas
Bawa saja tas daypack tak terlalu besar yang cukup untuk membawa peralatan yang lain. Termasuk siapkan plastik besar untuk membungkus barang-barang. Selalu bungkus barang-barang dalam plastic, karena kita akan bermain di daerah banyak air. Jadi barang tetap aman didalam plastic.
Topi
Sangat perlu sekali membawa topi. Di sungai meski lebih terasa adem karena dekat air, tapi sebenarnya kalau cuaca sedang terik, memakai topi sangat menguntungkan, karena minimal tidak membuat silaiu mata.
Selain itu topi sangat menolong sekali, kalau tiba-tiba kita harus tercebur didalam air. Topi yang dipakai dilapisan bawah helm arung jeram, akan membantu mengurangi pergerakan helm yang bisa menutupi mata. Jadi pandangan tetap bebas, walau habis terbenam di air dan keluar dari sungai yang bergolak.
Kacamata
Kalau memang harus menggunakan kacamata, jangan lupa buat kaitan dibagian tangkainya. Kaitan yang terhubung dengan tali kecil. Jadi saat harus terhempas di air, kacamata yang lepas dari wajah, bisa tidak hilang.
Pakai kacamata hitam juga bagus saat berarung jeram, Karena bisa menghindari silau dari matahari. Tapi kalau kelamaan pakai kacamata hitam, bisa bikin kepala lelah juga. Jadi pakai kacamata yang nyaman saja.
Pakaian
Pilih baju yang gampang kering dan tidak tebal. Usahakan baju juga harus berlengan panjang, Karena terik matahari kadang memanggang kulit tangan. Dengan baju lengan panjang maka resiko kulit terbakar bisa terhindar.
Sementara celana bisa pakai celana pendek saja. Namun harus memakai double skin selain celana dalam. Double skin berguna sama untuk baju lengan panjang. Menghindari jilatan terik matahari, dan membantu mengurangi rasa dingin kalau harus bertahan lama di sungai.
Sebagai catatan, setidaknya bawa pakaian cadangan, dan pakaian yang agak tebal satu buah. Karena kadang area disekitar lokasi wisata arung jeram bisa bikin badan menggigil juga.
Sepatu
Jangan ambil resiko, arung jeram hanya menggunakan sandal jepit atau sandal gunung. Batu-batu sungai bisa sangat berbahaya untuk kaki, bila tak sengaja kita terlempar dari perahu dan berenang di sungai. Dengan adanya sepatu, maka bagian kaki, terutama kuku dan telapak akan terlindungi dari batu-batu sungai yang kadang-kadang tajam juga.

Dry Bag
Jangan lupa bawa dry bag, untuk membawa peralatan pribadi. Tak perlu yang besar-besar sekali. Dry bag 5 liter saja sebenarnya sudah cukup. Dry bag bisa diisi dengan peralatan komunikasi, dokumentasi, tempat air, makanan kecil, dan obat pribadi didalamnya.
Kamera dan komunikasi
Tergantung kemampuan dan niat juga, memilih jenis kamera untuk dokumentasi saat arung jeram. Sebenarnya operator kadang sudah menyiapkan orang khusus untuk mendokumentasikan kita saat berarung jeram. Nanti tinggal membeli saja file-nya usai beraktivitas. Tapi kadang-kadang kita ingin punya dokmentasi sendiri juga. Selain itu juga kita perlu alat komunikasi, kalau ada kondisi darurat di sungai, tanpa sangat bergantung pada operator. Jadi perangkat yang paling multi fungi untuk kedua tujuan tersebut saat ini adalah handphone android.
Bawa handphone dengan kualitas gambar bagus, tak sulit untuk mengoperasikan kamera. Serta memiliki fitur cepat untuk menghubungi nomor darurat. Kalau punya dana lebih, bisa mencari hard cover untuk kamera tersebut, jadi tak akan rusak kalau terkena air.
Alat Mandi
Jangan lupa juga membawa alat untuk bersih diri setelah melakukan arung jeram. Seperangkat alat mandi plus handuk bisa disiapkan, dan ditinggalkan saja di basecamp, tanpa harus dibawa berarung jeram. Usai beraktivitas bisa digunakan, tanpa harus memberatkan kalau selalu dibawa-bawa kemana-mana.
Kantong Plastik Cadangan
Bawa kantong plastik cadangan secukupnya, karena setelah arung jeram biasanya kita butuh untuk membungkus pakaian yang basah dan kotor. Dengan kantong plastik juga membungkus sepatu yang basah. Selain banyak juga keperluan lainnya.
Sandal
Barang yang satu ini baru diperlukan kalau aktivitas arung jeram sudah selesai. Bawa saja sandal yang tak ribet. Tidak perlu juga harus bermerek internasional. Asal nyaman dan bisa dipakai saat menikmati area sekitar penginapan sudah cukup sepertinya.
Demikian sepertinya beberapa perlengkapan yang sebaiknya dibawa untuk arung jeram wisata. Selain itu semua jangan lupa bawa KTP, dan uang secukupnya, karena mungkin tak ada anjungan tunai mandiri disana. Selain juga saying, juga kalau tak bisa menikmati jajanan sekitar lokasi wisata arung jeram, yang kadang sangat terlalu disayangkan untuk dilewatkan. (Sulung Prasetyo)





