20 Mei 2024

Views: 2

Seorang lelaki berumur 52 tahun, terjatuh di gua sedalam 1.000 meter di Jerman. Sekelompok tim, hingga Senin (9/6/2014) berusaha mengeluarkannya dalam operasi penyelamatan, yang bisa berlangsung sampai beberapa hari kedepan.

Gua lokasi lelaki tersebut jatuh bernama Riesending. Lokasi gua berada di dekat Berchtesgaden di selatan Jerman. Diketahui untuk mencapai kedalaman tersebut memerlukan waktu 12 jam, hanya untuk kembali ke lubang awal.

Diperkirakan 200 orang turut serta dalam operasi penyelamatan tersebut. Regu penyelamat pertama menurut informasi sudah mencapai lokasi korban, di sebuah lubang gua vertikal.

Sementara tim kedua sedang berusaha mencapai lokasi korban, termasuk didalamnya dokter dari Austria . Tim dari Swiss juga dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kemah induk tim penyelamat.

Korban sendiri dirahasiakan namanya, sebab menyangkut dengan hukum di Jerman. Namun diketahui pria tersebut sedang dalam rangka liburan, dan menjelajahi daerah pegunungan Untersberg.

Dari info yang sampai ke kemah induk, korban mengalami luka parah dikepala dan tulang belakang. Diperkirakan meskipun korban memakai pelindung kepala lengkap, namun tak cukup untuk menyelamatkannya dari kejatuhan batu.

“Ia masih bernapas dan bergerak responsive, tapi dia tak sedang dalam kondisi baik-baik saja,” kata petugas menyatakan kepada media Jerman, Sueddeutsche Zeitung.

Menurut media tersebut, pria korban itu merupakan peneliti yang menemukan gua itu beberapa tahun yang lalu. Pintu gua itu ditemukan tahun 1995 lalu. Kemudian dilanjutkan berbagai penelusuran lanjutan beberapa tahun setelahnya, untuk mencari data sistem gua tersebut. Dari berbagai data yang berhasil dikumpulkan, gua tersebut dipenuhi dengan lubang-lubang curam dan dalam. Kompleksnya sistem gua tersebut membuat proses penyelamatan menjadi makin sulit.

Korban diketahui sedang menelusuri gua bersama tiga orang teman. Usai kecelakaan terjadi, seorang teman menungguinya, sementara teman yang satunya mencari pertolongan.

“Kita harus menuruni lubang sejauh 350 meter, kemudian harus turun lagi menggunakan tali dan alat-alat, kemudian naik lagi dengan tali pula,” kata Klemens Reidl, salah seorang anggota tim penyelamat kepada stasiun televisi Jerman.

Diperkirakan berdiri satu kemah penyelamat lagi dikedalaman 300 meter. Kemudian dihubungkan dengan lokasi korban jatuh.

Stefan Schneider dari Tim SAR gunung Bavaria bilang kalau operasi penyelamatan ini akan memakan waktu berhari-hari. Sebab utnuk mecapai lokasi korban saja sudah sulit, apalgi harus membawanya keluar.

“Bayangkan kita harus menuruni lubang vertical sejauh 1.000 meter, kemudian harus membawa korban mendaki hanya dengan tali dan crampon,” kata Stefan.

Regu penyelamat juga membuat jaringan telepon didalam gua, untuk misi penyelamatan ini. Sementara tiap tim berisi empat anggota penyelamat. Sebanyak 52 orang penyelamat gua dari Bavaria dan 28 orang dari Austria , kini sudah berada dilokasi kecelakaan. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *