16 Juli 2024
Menurut uraian hasil penelitian disebutkan kalau konsentrasi mikroplastik di testikel pria lebih banyak tiga kali lipat dibandingkan pada anjing.

Views: 1603

Kandungan mikroplastik kini banyak ditemukan dalam testikel manusia. Demikian diungkapkan para peneliti mengenai temuan baru mereka, yang diperkirakan menjadi penyebab makin menurunnya kualitas sperma yang dihasilkan pria saat ini.

Untuk penelitian ini diujicoba 23 orang, dan juga 47 anjing berkelamin jantan. Dan mereka menemukan adanya kandungan mikroplastik disetiap contoh sampel sperma yang ada.

Seperti diketahui sebelumnya, kualitas sperma pria saat ini mengalami masa penurunan. Sebelumnya diperkirakan polusi kimia yang berasal dari pestisida menjadi penyebabnya. Namun temuan ini bisa menjadi tambahan, kalau ternyata mikroplastik juga bisa membawa pengaruh buruk terhadap sperma, selain juga pada darah manusia, plasenta, dan air susu ibu.

Lautan Sampah

Tingginya jumlah sampah yang dibuang, jelas menjadikan lingkungan makin tak berkualitas. Sampah-sampah plastik yang terurai tersebut kemudian menjadi mikroplastik yang mengakibatkan polusi diberbagai belahan bumi. Sampah tercatat menjadi masalah dimana-mana. Mulai dari gunung tertinggi dunia, Everest hingga bagian lautan terdalam. Keseluruhan mikroplastik tersebut kemudian dikonsumsi juga oleh hewan renik dan kecil di seluruh jagat. Sampai akhirnya hewan kecil itu kemudian dimangsa oleh hewan yang ujungnya dimangsa manusia juga.

“Awalnya saya tak mengira mikroplastik bisa berpenetrasi memasuki sistem reproduksi manusia”, kata Prof Xiaozhong Yu, dari Universitas New Mexico di Amerika Serikat (AS), pertengahan Mei 2024. “Namun setelah melihat hasil sampel dari sperma anjing, saya sangat terkejut sekali. Dan makin terkejut ketika melihat hasilnya pada sperma manusia”, tambahnya.

Berikutnya ia hanya mencemaskan dampak dari mikroplastik terhadap remaja usia muda saat ini. “Dampak terhadap generasi muda saat seharusnya menjadi perhatian, karena makin banyak sampah plastik yang ada di dunia saat ini dari beberapa tahun yang lalu di alam ini”, urainya lagi.

Penelitian itu sendiri dipublikasi di jurnal Taxicological Sciences. Menurut uraian hasil penelitian disebutkan kalau konsentrasi mikroplastik di testikel pria lebih banyak tiga kali lipat dibandingkan pada anjing. Perbandingannya 330 microgram per gram pada manusia, sementara anjing sebanyak 123 microgram per gram. Sementara kandungan mikroplastik terbanyak berjenis polyethylene, yang banyak terdapat pada botol plastic, juga terdapat kandungan PVC.

“PVC jelas akan mengeluarkan kimia yang bisa merusak spermatogenesis dan juga gangguan endokrin”, jelas Yu.

Penelitian lain sebelumnya di China tahun 2023 lalu juga menemukan mikroplastik pada 30 tubuh manusia yang diperiksa. Beberapa penelitian lain juga memperkirakan kalau mikroplastik bisa mengurangi jumlah sperma lelaki dan mengganggu sistem hormone. (Sulung Prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *