16 Juli 2024
Walau gagal mencapai puncak Vinson, Putri menegaskan akan tetap melanjutkan langkah menuju Kutub Utara pada bulan April 2024 mendatang.

Views: 81

Meski telah mencoba empat operator perjalanan, akhirnya Putri Handayani memutuskan kembali ke Jakarta dan menggagalkan kembali mendaki ke puncak tertinggi benua Antartika, Vinson Massif. Walau gagal mencapai puncak Vinson, Putri menegaskan akan tetap melanjutkan langkah menuju Kutub Utara pada bulan April 2024 mendatang.

“Dengan berat hati saya memutuskan kembali ke Jakarta, dan menggagalkan niat kembali mendaki ulang gunung Vinson Massif”, ucap Putri Handayani, Senin (8/1/2024) melalui akun media sosialnya.

Menurut penjelasannya, ia telah berusaha menghubungi empat operator perjalanan pendakian ke Vinson. Namun kompleksitas manajemen perjalanan yang tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat, membuat ke empat operator perjalanan tersebut memutuskan tidak bisa membantu upaya Putri.

“Sebelumnya saja, saya harus mendaftar empat bulan sebelum perjalanan ke Vinson”, tambah Putri. Jadi wajar kalau ke empat operator tersebut tidak menyanggupi niatnya untuk mengambil slot pendakian yang akan mereka lakukan pada bulan Januari 2024. Jadi dengan berat hati, kali ini Putri harus menelan pil pahit karena gagal mendaki puncak gunung ke enam tertinggi di tujuh benua.

Baca artikel :

Terkena Gejala Frostbite, Putri Handayani Terancam Gagal ke Puncak Vinson Massif

Sukses di Kutub Selatan

Namun diantara kekecewaan tersebut Putri juga merasa berbangga hati. Karena salah satu dari dua misinya di Kutub Selatan tersebut berhasil. Misi yang berhasil tersebut adalah menuju ke titik paling selatan di bumi.

Putri Handayani tercatat sebagai perempuan Indonesia pertama yang berhasil mencapai titik paling selatan di bumi. Dia melakukan perjalanan selama delapan hari mulai dari koordinat 890C. Perjalanan juga dilakukan dengan menarik sled serta menembus terpaan angin dingin.

“Pada hari Kamis, 28 Desember 2023, pukul 13.00 waktu Punta Arena, Chili, saya berhasil mengibarkan sang merah putih di Kutub Selatan (900C)”, demikian diungkapkan Putri Handayani.

Baca artikel :

Perempuan Indonesia Pertama Capai Titik Paling Selatan Bumi

Tetap ke Kutub Utara

Dalam informasi yang diberikan pula Putri tetap memastikan akan melanjutkan rencana kegiatannya ke Kutub Utara, untuk mencapai gelar Explorer’s Grandslam. Kalau sesuai rencana, Putri akan pergi ke Kutub Utara pada bulan April 2024 mendatang.

Explorer’s Grandslam sendiri merupakan gelar yang diberikan kepada petualang yang mampu menyelesaikan tujuh pendakian gunung tertinggi di tujuh benua dunia, serta mencapai titik paling selatan di Kutub Selatan dan titik paling utara di Kutub Utara.

Sejauh ini Putri Handayani telah mendaki lima gunung tertinggi benua dunia. Kelima gunung tersebut adalah Carstensz Pyramid, Kilimanjaro, Mc Kinley, Elbrus, dan Aconcagua. Sementara satu titik di kutub yang berhasil dicapai adalah Kutub Selatan. Berarti Putri tinggal mendaki ke gunung Everest dan Vinson Massif, serta mencapai titik paling utara di Kutub Utara untuk meraih gelar Explorer’s Grandslam yang pertama untuk perempuan di Indonesia dan Asia Tenggara. (Sulung Prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *